PALU, SULAWESI TENGAH — Garda Integritas Indonesia menilai kegiatan market sounding pengadaan pekerjaan melalui E-Purchasing Katalog Elektronik Sektor Konstruksi Jalan dan Jembatan dengan metode mini kompetisi di lingkungan BPJN Sulawesi Tengah merupakan langkah positif dalam mendorong tata kelola pengadaan yang terbuka dan dapat dipahami oleh para pemangku kepentingan.
Penilaian tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya menghadirkan ruang komunikasi dan penyamaan persepsi antara unsur pemerintah, pejabat pengadaan, PPK, penyedia jasa, serta organisasi atau asosiasi yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi.
Menurut Garda Integritas Indonesia, keterbukaan informasi dalam proses pengadaan memiliki arti penting untuk membangun kepercayaan publik. Penyampaian mekanisme dan pemahaman mengenai proses mini kompetisi secara terbuka juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan proses pengadaan yang lebih efektif, kompetitif, transparan, dan akuntabel.
Garda Integritas Indonesia memandang bahwa transparansi bukan hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga bagaimana setiap tahapan pengadaan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, Garda Integritas Indonesia mendorong agar semangat keterbukaan tersebut terus dipertahankan dalam setiap tahapan pelaksanaan pengadaan, sehingga seluruh pihak memperoleh kesempatan yang wajar, informasi yang memadai, serta kepastian bahwa proses berjalan berdasarkan aturan dan prinsip pengadaan yang berlaku.
Penilaian ini merupakan pandangan Garda Integritas Indonesia berdasarkan informasi kegiatan yang dipublikasikan, bukan kesimpulan terhadap ada atau tidaknya pelanggaran dalam proses pengadaan.(GII)














